-->

Iklan

Tanggul Sungai Jebol, Warga Sukamanah Sukatani Terendam Banjir dan Gotong Royong

bekasikarya
01/11/2025, November 01, 2025 WIB Last Updated 2025-11-01T15:55:45Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Bekasikarya
|| Bekasi, 1 November 2025 — Warga Kp. Elo, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terpaksa bergotong royong menghadapi banjir setelah tanggul sungai di wilayah tersebut jebol pada Sabtu sorehaei(1/11). Akibatnya, puluhan rumah warga terendam air dengan ketinggian mencapai 50 Cm.


Sekitar pukul 19:00WIB, tanggul tak mampu menahan tekanan air dan akhirnya jebol. Dalam waktu singkat, air meluap ke permukiman warga.


“Air datang sangat cepat, kami tidak sempat menyelamatkan barang-barang. Sampai sekarang belum ada bantuan dari pemerintah, semua warga turun tangan sendiri,” ujar putri(24), warga setempat.





Sejak sore, warga Sukamanah saling bahu-membahu memperbaiki tanggul dengan alat seadanya. Mereka menggunakan karung pasir, bambu, dan tanah untuk menutup bagian yang jebol, sambil mengevakuasi warga lanjut usia dan anak-anak ke tempat yang lebih aman.


“Kami buat tanggul darurat pakai karung berisi pasir. Kalau menunggu bantuan, air bisa makin tinggi,” tambah Rohmat (50), tokoh masyarakat desa.


Hingga malam hari, belum terlihat adanya bantuan dari pihak pemerintah daerah maupun BPBD. Warga berharap pemerintah segera turun tangan, mengingat curah hujan di wilayah Sukatani masih tinggi dan dikhawatirkan banjir akan meluas ke desa-desa sekitar.


“Kami butuh bantuan logistik, air bersih, dan alat berat untuk memperbaiki tanggul. Sekarang semua dilakukan manual,” tutur umam (38), salah satu warga yang rumahnya terendam.


Selain merendam rumah, banjir juga menutup akses jalan utama desa dan mengganggu aktivitas warga. Listrik di beberapa titik terpaksa dipadamkan untuk mencegah korsleting.


Meski begitu, semangat gotong royong warga Sukamanah tetap tinggi. Mereka saling membantu tanpa menunggu bantuan dari pihak luar.


Omah

Komentar

Tampilkan

Terkini